Daftar Menu Makanan Sumber Vitamin K

Daftar Menu Makanan Sumber Vitamin K

Tidak dipungkiri hidup sehat berawal dari asupan yang baik juga. Bagaimanapun tubuh manusia sangat memerlukan yang namanya nutrisi agar dapat menjalani hari dengan optimal. Seperti Daftar Menu Makanan Sumber Vitamin K berikut salah satunya.

Vitamin K atau koagulation vitamin merupakan kategori zat yang senantiasa larut dalam air bersama A, D dan E. Vitamin K mempunyai sifat tahan terhadap suhu panas, namun akan cenderung rusak jika sudah terpajan sinar matahari, asam maupun basa.

Selain hal itu, vitamin K dikenal karena fungsinya mampu membekukan darah. Entah apa bila anggota badan ada yang cedera kemudian berdarah, tanpa peran vitamin tersebut darah terus mengalir keluar akibat saking encernya. Vitamin K bercampur kalsium serta vitamin D berupaya memelihara kekuatan tulang khususnya bagi orang usia lanjut.

Vitamin K yang kerap ditemui berjumlah 2 buah yakni K1 dan K2 ujar dr. Josh Axe selaku ahli gizi sekaligus pengobatan natural berijazah. K2 disebut menaquinone berada di olahan susu sembari dihasilkan bakteri usus sementara K1 terkandung pada sayuran.

Daftar Menu Makanan Sumber Vitamin K

Beberapa Sumber yang dinilai terbanyak menyimpan vitamin K:

  • Kembang kol setengah cangkir setara  mcg
  • Mentimun 1 ukuran sedang
  • Sayuran daun hijau semisal sawi dimana 0,5 cangkir = 444 mcg
  • Basil kering 1 sendok makan
  • Susu fermentasi setengah cangkir
  • Hasil fermentasi kacang kedelai (natto) seperempat cangkir
  • Brokoli
  • Scallions alias Daun bawang
  • Prune

Kendati jarang muncul, pengaruh negatif kekurangan vitamin K membuat penderita merasakan memar ditambah pendarahan. Maka penting memastikan kecukupan kadar tiap vitamin terutama K sehingga peluang buruk bisa diminimalkan.

Seseorang dikatakan harus memenuhi vitamin K kembali disesuaikan atas jenis kelamin, kondisi masing-masing individu berikut umurnya. Pasien terbaring sakit, ibu hamil demikian pula menyusui termasuk mereka yang menginginkan lebih banyak.

Food and Nutrition Board Institute of Medicine telah menyarankan:

Anak:

  • 1 hingga 3 tahun = 30 mcg per hari
  • 4 sampai 8 tahun = 55 mcg

Bayi:

  • 0 ke 6 bulan = 2.0 mikrogram
  • 7 ke 12 bulan = 2.5 mcg

Dewasa dan remaja:

  1. Mulai 14-18 tahun = 75 mcg
  2. 19 tahun lewat = 90 mcg wanita, kelompok pria 120 mcg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *